Taujihat Qabla Uthlah: Pesan Amaliyah Dan Optimalisasi Masa Muda Mahasiswa Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan
Taujihat Qabla Uthlah: Pesan Amaliyah dan Optimalisasi Masa Muda Mahasiswa Ilmu Hadis UAD

Program Studi Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Taujihat Qabla Uthlah sebagai bentuk penguatan spiritual dan refleksi akademik bagi mahasiswa menjelang masa libur perkuliahan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan mahasiswa agar senantiasa mengamalkan pengalaman serta pengajaran yang telah diperoleh selama proses pembelajaran di bangku kuliah.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk tidak menjadikan masa libur sebagai waktu hampa dari nilai-nilai keilmuan dan keislaman, melainkan sebagai momentum untuk mengaktualisasikan ilmu hadis dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Nilai adab, akhlak, dan tanggung jawab keilmuan diharapkan tetap terjaga meskipun berada di luar lingkungan kampus.

Jannatul Husna, P.h.D. saat menyampaikan motivasi dan kata mutiara untuk para mahasiswa pada acara taujihat qobla ‘uthlah Prodi Ilmu Hadis UAD di Ruang Kelas kampus 4 UAD
Ketua Program Studi Ilmu Hadis UAD, Ust. Jannatul Husna, Ph.D., dalam taujihatnya menekankan pentingnya memanfaatkan masa muda sebelum datang masa tua. Beliau mengingatkan mahasiswa akan pesan Rasulullah ﷺ tentang urgensi menjaga dan mengoptimalkan waktu, sebagaimana ungkapan:
> “Syabābaka qabla harāmika”
(Manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tuamu).
Menurut beliau, masa muda merupakan fase yang sangat berharga untuk menuntut ilmu, membentuk karakter, memperluas pengalaman, serta menanamkan nilai-nilai keislaman yang kokoh. Oleh karena itu, mahasiswa Ilmu Hadis diharapkan mampu mengelola waktu secara bijak, menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat, serta terus menjaga semangat belajar dan beramal.
Kegiatan Taujihat Qabla Uthlah ini diharapkan dapat menjadi pengingat dan motivasi bagi seluruh mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis UAD agar tetap istiqamah dalam mengamalkan ilmu, menjaga integritas keilmuan, serta memanfaatkan masa muda sebagai bekal menuju masa depan yang lebih berkualitas dan bermakna.






